Scroll untuk baca artikel
banner 468x60
Example floating
Example floating
banner 468x60
Sosial

KEJARI INHIL HADIRKAN WAJAH HUMANIS PENEGAKAN HUKUM, PROGRAM JUMAT BERKAH TEBAR KEPEDULIAN KEPADA MASYARAKAT

Avatar photo
41
×

KEJARI INHIL HADIRKAN WAJAH HUMANIS PENEGAKAN HUKUM, PROGRAM JUMAT BERKAH TEBAR KEPEDULIAN KEPADA MASYARAKAT

Sebarkan artikel ini
Kajari Johannes Harysuandy Siregar Dorong Gerakan Berbagi Menjadi Budaya Kepedulian, Bukan Sekadar Kegiatan Seremonial

INDRAGIRI HILIR | AFJ-News.online — Pengabdian kepada masyarakat tidak selamanya harus diwujudkan melalui program besar dan kegiatan yang mengundang perhatian luas. Terkadang, tindakan sederhana yang dilakukan dengan ketulusan justru mampu menghadirkan makna mendalam bagi mereka yang membutuhkan.

Semangat tersebut tercermin dalam kegiatan sosial yang secara konsisten dilaksanakan Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hilir, Provinsi Riau, melalui program “Jumat Berkah: Berbagi Kebaikan, Menebar Keberkahan.”

Pada Jumat (16/10/2026), jajaran Kejari Indragiri Hilir kembali turun langsung menyapa masyarakat dan membagikan bantuan makanan kepada warga yang melintas maupun beraktivitas di sekitar lingkungan kantor kejaksaan.

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 hingga 11.00 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan antara institusi penegak hukum dan masyarakat melalui tindakan sosial yang sederhana, tetapi memiliki nilai kemanusiaan.

Program Jumat Berkah ini disebut telah memasuki pekan keempat pelaksanaan secara berturut-turut, sebagai wujud kesinambungan komitmen jajaran Kejari Indragiri Hilir dalam menumbuhkan semangat kepedulian dan kebersamaan.

Ketika Penegakan Hukum Berjalan Seiring dengan Nilai Kemanusiaan

Kejaksaan merupakan salah satu institusi negara yang memiliki tanggung jawab besar dalam penyelenggaraan penegakan hukum.

Namun, di balik tugas dan kewenangan tersebut, terdapat pula tanggung jawab moral untuk membangun hubungan yang baik dengan masyarakat.

Melalui kegiatan Jumat Berkah, Kejari Indragiri Hilir berupaya menunjukkan bahwa pengabdian aparatur negara tidak hanya berlangsung melalui pekerjaan formal di lingkungan kantor, tetapi juga dapat diwujudkan melalui perhatian terhadap kebutuhan sosial warga.

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Adhyaksa membagikan bantuan secara langsung kepada masyarakat, termasuk warga yang menjalankan aktivitas sehari-hari di sekitar kantor kejaksaan.

Suasana kebersamaan tampak mewarnai kegiatan ketika para pegawai berinteraksi dengan penerima bantuan.

Di tengah rutinitas masyarakat yang terus berjalan, kehadiran para pegawai kejaksaan melalui program berbagi menjadi bentuk komunikasi sosial yang lebih dekat dan terbuka.

Baca Juga :  Jadi Pembina Upacara di Sekolah SMAS Tarakanita, Kapolresta Tangerang Imbau Pelajar Jauhi Pelanggaran Hukum

Johannes Harysuandy Siregar: Kehadiran Kejaksaan Harus Dirasakan Masyarakat

Kepala Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir, Johannes Harysuandy Siregar, S.H., M.H., menyampaikan bahwa program Jumat Berkah merupakan bagian dari upaya mengembangkan semangat kepedulian sosial di lingkungan institusi yang dipimpinnya.

Menurut Johannes, kegiatan berbagi tidak semata-mata dinilai dari besar atau kecilnya bantuan yang diberikan, melainkan juga dari keikhlasan dan perhatian terhadap kondisi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami mengajak seluruh jajaran dan lintas masyarakat untuk berbagi kasih kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan. Doa kami, dengan apa yang telah kami lakukan, semoga dapat sedikit membantu beban warga,” tutur Johannes.

Ia menegaskan bahwa Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir berupaya menghadirkan pelayanan dan pengabdian yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan tugas penegakan hukum.

Lebih dari itu, institusi kejaksaan juga diharapkan mampu membangun kedekatan dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat secara langsung.

“Ini salah satu wujud nyata keberadaan Kejaksaan Negeri Indragiri Hilir hadir di tengah masyarakat. Jadi, kejaksaan itu tidak hadir hanya dalam konteks penegakan hukum saja, tetapi kejaksaan juga bisa hadir bersama-sama masyarakat untuk merasakan apa yang dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Pernyataan tersebut menggambarkan pentingnya keseimbangan antara ketegasan dalam menjalankan kewenangan hukum dan kepekaan terhadap kehidupan sosial masyarakat.

Sebab, kepercayaan masyarakat terhadap sebuah institusi negara tidak hanya dibangun melalui pelaksanaan kewenangan yang profesional, tetapi juga melalui sikap terbuka, pelayanan yang baik, dan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

Memasuki Pekan Keempat, Kepedulian Diharapkan Menjadi Gerakan Berkelanjutan

Keberlangsungan program Jumat Berkah selama empat pekan berturut-turut menunjukkan adanya upaya membangun kegiatan sosial secara rutin di lingkungan Kejari Indragiri Hilir.

Konsistensi tersebut menjadi salah satu unsur penting agar kegiatan berbagi tidak berhenti sebagai agenda sesaat.

Melalui pelaksanaan yang berkesinambungan, semangat kepedulian diharapkan dapat tumbuh menjadi kebiasaan positif di kalangan aparatur kejaksaan.

Baca Juga :  Anggota DPR-RI Komisi XIII Dr Maruli Siahaan SH, MH, Tinjau Rumah P, Nainggolan Br Samosir Yang Tidak Layak Huni

Kegiatan tersebut juga membuka ruang untuk memperkuat hubungan sosial antara pegawai kejaksaan dan masyarakat yang selama ini mungkin lebih mengenal institusi tersebut melalui proses hukum.

Program berbagi dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus mengingatkan bahwa aparatur negara merupakan bagian dari kehidupan masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial bersama.

Kajari Berharap Gerakan Jumat Berkah Menginspirasi Instansi Lain

Johannes Harysuandy Siregar berharap pelaksanaan program Jumat Berkah dapat terus berlangsung dalam jangka panjang dan tidak bergantung pada masa kepemimpinan pejabat tertentu.

Ia menginginkan agar kegiatan sosial tersebut dapat berkembang menjadi budaya kepedulian yang berkelanjutan di lingkungan Kejari Indragiri Hilir.

Lebih jauh, Johannes juga berharap semangat berbagi dapat menginspirasi lembaga pemerintah, instansi lainnya, maupun masyarakat secara luas.

“Kedepannya kami berharap program ini dapat berjalan terus. Tidak hanya di masa kepemimpinan saya, kalau bisa berlanjut seterusnya. Bahkan harapan kami, gerakan ini bisa dilirik oleh teman-teman di instansi lain hingga Pemda Inhil, sehingga Gerakan Jumat Berkah menjadi gerakan milik semua, baik pribadi maupun instansi pemerintah,” ungkapnya.

Harapan tersebut mengandung pesan bahwa kepedulian sosial merupakan tanggung jawab bersama yang dapat diwujudkan oleh siapa pun sesuai kemampuan masing-masing.

Kegiatan sederhana yang dilaksanakan secara konsisten dapat menjadi inspirasi bagi tumbuhnya gerakan sosial yang lebih luas.

Apabila semakin banyak unsur masyarakat dan lembaga turut berpartisipasi, semangat gotong royong serta kepedulian terhadap sesama diharapkan semakin menguat.

Membangun Kepercayaan Melalui Pengabdian yang Menyentuh Kehidupan

Dalam kehidupan bermasyarakat, hubungan antara aparat penegak hukum dan warga merupakan bagian penting dari upaya membangun kepercayaan terhadap institusi negara.

Kepercayaan tersebut tentu harus didasarkan pada integritas, profesionalisme, keadilan, dan pelayanan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Di sisi lain, kegiatan sosial juga dapat memperkuat komunikasi dan hubungan kemanusiaan antara aparatur negara dengan masyarakat.

Baca Juga :  Danramil 08/Kronjo Berikan Pembinaan Kepada Anggota Linmas

Program Jumat Berkah yang dilaksanakan Kejari Indragiri Hilir menjadi salah satu bentuk kepedulian yang melengkapi pelaksanaan tugas pokok institusi.

Nilai utama dari kegiatan ini bukan terletak pada banyaknya bantuan yang disalurkan, melainkan pada semangat berbagi, kesinambungan pelaksanaan, serta manfaat yang diharapkan dapat dirasakan oleh penerima.

Dalam konteks tersebut, kehadiran institusi negara di tengah masyarakat hendaknya tetap berpijak pada prinsip pelayanan, tanggung jawab, dan penghormatan terhadap martabat manusia.

Ketegasan Hukum dan Ketulusan Pengabdian Bukan Dua Hal yang Bertentangan

Program Jumat Berkah Kejari Indragiri Hilir menghadirkan pesan bahwa ketegasan dalam menjalankan tugas negara dapat berjalan beriringan dengan kepedulian sosial.

Penegakan hukum yang profesional tetap merupakan kewajiban utama kejaksaan. Sementara itu, aktivitas kemanusiaan dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan sosial dan menumbuhkan nilai empati.

Keduanya memiliki peran yang berbeda, tetapi dapat saling melengkapi dalam membangun institusi yang dipercaya masyarakat.

Melalui kegiatan yang telah memasuki pekan keempat tersebut, Kejari Indragiri Hilir berharap semangat berbagi terus berkembang dan memberikan pengaruh positif bagi lingkungan sekitarnya.

Sebab, pengabdian yang bermakna bukan hanya terlihat ketika aparatur negara menjalankan kewenangannya, tetapi juga ketika mereka mampu menunjukkan kepedulian terhadap sesama tanpa mengabaikan tanggung jawab utamanya.

Pada akhirnya, gerakan Jumat Berkah menjadi pengingat bahwa kebaikan tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar.

Perhatian yang sederhana, apabila diberikan dengan ketulusan dan dilakukan secara berkesinambungan, dapat menjadi jembatan persaudaraan serta menghadirkan harapan bagi kehidupan masyarakat.

Dari Indragiri Hilir, pesan kemanusiaan itu kembali disampaikan: hukum harus ditegakkan dengan integritas, sementara kepedulian terhadap sesama tetap menjadi nilai penting dalam setiap pengabdian.

(Yanti / Yti)
AFJ-News.online — AKTUAL • FAKTUAL • BERIMBANG

banner 468x60
Example 120x600