Scroll untuk baca artikel
banner 468x60
Example floating
Example floating
banner 468x60
SosialTNI/POLRI

TNI dan Warga Bangun Jembatan Garuda, Buka Akses Ekonomi Desa Kuta Pengkih

Avatar photo
25
×

TNI dan Warga Bangun Jembatan Garuda, Buka Akses Ekonomi Desa Kuta Pengkih

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto: Jembatan Garuda Dibangun di Kuta Pengkih, TNI dan Warga Gotong Royong Buka Akses Kehidupan.

KARO | AFJ-News.Online — Di tengah bentang alam pedalaman Kabupaten Karo, semangat gotong royong kembali terlihat nyata. Prajurit TNI bersama masyarakat bahu-membahu membangun Jembatan Garuda di Desa Kuta Pengkih, Kecamatan Mardinding, Kabupaten Karo, Rabu (23/9/2026).

Pembangunan tersebut melibatkan prajurit Yonif TP 904/Gara Mata bersama personel Kodim 0205/Tanah Karo dan masyarakat setempat.

Bukan sekadar proyek konstruksi, keberadaan jembatan itu diharapkan menjawab kebutuhan akses warga yang selama ini menghadapi berbagai kendala dalam aktivitas sehari-hari, terutama saat membawa hasil pertanian, menuju pusat pelayanan, maupun menjalankan kegiatan sosial dan ekonomi.

Dibangun Bertahap, Dikerjakan Bersama

Pembangunan Jembatan Garuda dilakukan secara bertahap dengan mengandalkan kerja bersama antara TNI dan warga.

Baca Juga :  ‎Tingkatkan Kamseltibcar Lantas, Anggota Polsek Balaraja Laksanakan Gatur Lalin Pagi di Wilayah Hukum Polresta Tangerang

Di lokasi, personel TNI terlihat melakukan pengukuran, penataan material, hingga pengerjaan bagian konstruksi. Sementara warga ikut membantu proses pengangkutan bahan dan pekerjaan pendukung lainnya.

Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dari proses pembangunan tersebut, karena jembatan yang dikerjakan nantinya akan digunakan langsung sebagai jalur mobilitas warga.

Kondisi geografis yang berbukit dan dilalui aliran air membuat keberadaan jembatan menjadi sangat penting, terutama ketika cuaca buruk atau debit air meningkat.

Bukan Sekadar Penghubung Dua Sisi

Bagi masyarakat Kuta Pengkih, jembatan tersebut memiliki arti lebih dari sekadar penghubung antarwilayah.

Akses yang lebih baik akan mempermudah distribusi hasil pertanian, perjalanan anak-anak menuju fasilitas pendidikan, mobilitas warga menuju pelayanan kesehatan, serta aktivitas sosial lainnya.

Baca Juga :  Curi Meja Tenis, Seorang Pria di Rangkap Reskrim Polsek Air Joman Polres Asahan


“Jembatan ini bukan sekadar bangunan, tapi jembatan harapan bagi warga. Untuk memperlancar ekonomi, pendidikan, dan aktivitas sosial masyarakat,” ujar salah seorang prajurit di lokasi.


Harapan itu pula yang membuat warga menyambut pembangunan dengan antusias. Sejumlah masyarakat terlibat secara sukarela dalam pengerjaan, menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman dapat berjalan lebih cepat ketika dilakukan melalui kolaborasi.

Kemanunggalan TNI dan Rakyat Terlihat dari Kerja Nyata

Keterlibatan Yonif TP 904/Gara Mata dan Kodim 0205/Tanah Karo menjadi bagian dari upaya membantu menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah.

Kehadiran TNI di tengah warga tidak hanya diwujudkan melalui tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga melalui dukungan terhadap kegiatan sosial serta pembangunan sarana yang berdampak langsung bagi kehidupan masyarakat.

Baca Juga :  Gladi Posko Kodim 0510/Trs Ditutup, Evaluasi Kesiapan Teritorial

Gotong royong pembangunan Jembatan Garuda menjadi salah satu gambaran bagaimana hubungan TNI dan masyarakat dibangun melalui kerja nyata di lapangan.

Di tengah keterbatasan akses dan kondisi geografis yang tidak mudah, jembatan tersebut diharapkan segera dapat digunakan secara maksimal dan menjadi jalur yang lebih aman bagi masyarakat.

Bagi warga Kuta Pengkih, setiap papan, tiang, dan bagian jembatan yang terpasang membawa satu harapan sederhana: akses yang lebih baik menuju kehidupan yang lebih mudah.

Albert Hutagaol
AFJ-News.Online

banner 468x60
Example 120x600