Scroll untuk baca artikel
banner 468x60
Example floating
Example floating
banner 468x60
SosialTNI/POLRI

Bukan Sekadar Bedah Rumah, Polsek Tembilahan Bangun Harapan Baru untuk Keluarga Misran

Avatar photo
20
×

Bukan Sekadar Bedah Rumah, Polsek Tembilahan Bangun Harapan Baru untuk Keluarga Misran

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto: Dari Patroli ke Gotong Royong, Rumah Baru Misran Menjadi Simbol Kepedulian Polri dan Masyarakat.

TEMBILAHAN | AFJ-News.Online – Tidak semua perjalanan patroli berakhir dengan laporan mengenai gangguan keamanan ataupun temuan titik rawan kebakaran hutan dan lahan.

Bagi personel Polsek Tembilahan, sebuah patroli di kawasan Kelurahan Sungai Perak justru membawa mereka pada cerita kemanusiaan yang akhirnya mengubah kehidupan satu keluarga.

Di tengah kegiatan pencegahan kebakaran hutan dan lahan, personel kepolisian melihat sebuah rumah sederhana yang kondisinya jauh dari kata layak. Bangunannya terbuat dari material kayu lapis dan rumbia yang telah menua, dengan kondisi yang dinilai tidak lagi mampu memberikan perlindungan memadai kepada penghuninya dari panas maupun hujan.

Di rumah itulah Misran (39), seorang petani, menjalani kehidupan bersama dua orang anaknya.

Apa yang awalnya hanya terlihat sekilas dalam sebuah patroli kemudian berkembang menjadi kepedulian bersama.

Personel Polsek Tembilahan tidak ingin kondisi tersebut hanya menjadi pemandangan yang dilewati lalu dilupakan.

Dari sana muncul gagasan untuk membantu Misran dan keluarganya mendapatkan tempat tinggal yang lebih aman dan layak.

Gagasan sederhana itu kemudian bertemu dengan semangat gotong royong masyarakat.

Hari demi hari, bantuan tenaga dan kepedulian dikumpulkan. Rumah yang sebelumnya rapuh perlahan berubah. Dinding dibenahi, struktur diperkuat, bagian-bagian rumah diperbaiki hingga akhirnya berdiri sebuah hunian yang lebih nyaman untuk ditempati Misran bersama kedua anaknya.

Senin (28/9/2026), perjalanan kepedulian itu mencapai satu titik yang membahagiakan.

Sekitar pukul 14.00 WIB, rumah hasil program bedah rumah tersebut resmi diserahkan dan diresmikan di Jalan Terusan Baru RT 001 RW 007, Kelurahan Sungai Perak, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir.

Peresmian dipimpin langsung oleh Kapolres Indragiri Hilir AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H.

Rumah yang Ditemukan Saat Patroli

Kapolres Inhil mengatakan program tersebut bermula dari kepedulian jajaran Polsek Tembilahan ketika melaksanakan patroli Karhutla.

Dalam patroli itulah kondisi rumah Misran diketahui.

Bukan sebuah rumah besar yang berdiri di kawasan perkotaan. Rumah tersebut berada di lingkungan masyarakat dengan segala kesederhanaannya.

Namun bagi Misran dan kedua anaknya, bangunan itu adalah tempat mereka pulang, beristirahat dan menjalani kehidupan sehari-hari.

Kondisinya yang sudah tidak layak akhirnya mengetuk kepedulian personel.

Baca Juga :  Kades Eet Dukung Patroli : Kami Titip Kamtibmas di Pundak Polri Polres Melawi

 “Syukur kita dapat berkumpul dalam peresmian bedah rumah Bapak Misran. Ini berawal dari kepedulian Polsek Tembilahan saat menemukan kondisi kediaman beliau yang tidak layak huni sewaktu melaksanakan patroli Karhutla di wilayah ini,” ujar AKBP Donny.


Dari temuan itu, Kapolsek Tembilahan bersama personel kemudian berinisiatif mencarikan jalan agar keluarga tersebut bisa memperoleh hunian yang lebih layak.

Gotong Royong Menjadi Kekuatan

Inisiatif itu tidak berjalan sendiri.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Sungai Perak ikut mengajak masyarakat sekitar untuk terlibat dalam proses pembangunan.

Semangat gotong royong yang selama ini menjadi bagian kehidupan masyarakat kembali terlihat.

Ada yang membantu tenaga, ada yang ikut mengerjakan bangunan, ada pula yang memberikan dukungan sesuai kemampuan masing-masing.

Perlahan, rumah sederhana yang sebelumnya memprihatinkan berubah menjadi bangunan yang lebih kokoh.

Di sinilah program tersebut mendapatkan makna yang lebih luas.

Bedah rumah tidak lagi hanya menjadi kegiatan institusi kepolisian, melainkan berubah menjadi kerja bersama antara Polri dan masyarakat.

Kepedulian bertemu dengan gotong royong.

Dan dari pertemuan keduanya, sebuah keluarga memperoleh harapan baru.

Bukan Hanya Membangun Dinding dan Atap

Bagi Kapolres Inhil, kegiatan itu tidak semata-mata tentang mengganti papan, memperbaiki atap atau mendirikan rumah yang lebih kuat.

Ada nilai lain yang ingin dibangun: rasa saling peduli.

Menurutnya, keberadaan Polri di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui tugas penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan.

Di saat tertentu, kepolisian juga harus mampu hadir ketika melihat masyarakat membutuhkan pertolongan.


 “Melalui wujud kepedulian Polri ini, kami berharap silaturahmi dan komunikasi antara Polri serta masyarakat dapat terjalin semakin erat,” ungkapnya.


Ia berharap rumah tersebut benar-benar memberikan manfaat nyata kepada keluarga Misran.


 “Bantuan ini diharapkan membawa manfaat dan keberkahan bagi keluarga, serta menjadi pemicu untuk kita semua agar terus memperkuat kolaborasi dan menjaga kepedulian terhadap lingkungan sekitar demi mewujudkan daerah yang aman, nyaman dan harmonis,” lanjutnya.


Pita Dipotong, Rumah Baru Resmi Ditempati

Peresmian berlangsung sederhana namun penuh makna.

Kapolres Inhil melakukan pemotongan pita sebagai tanda bahwa rumah tersebut secara resmi telah selesai dan dapat digunakan oleh Misran bersama keluarganya.

Setelah itu, Kapolres beserta rombongan melihat langsung kondisi rumah.

Baca Juga :  Polsek NA IX-X Gelar Grebek Sarang Narkoba, Tidak Temukan Aktivitas Peredaran di Dua Lokasi

Perhatian tidak hanya tertuju pada bangunan.

Sejumlah perlengkapan yang akan menunjang kehidupan keluarga juga diperiksa, termasuk kendaraan yang dipersiapkan untuk membantu aktivitas keseharian Misran.

Sebuah sepeda yang dihias pita tampak berada di depan rumah saat prosesi berlangsung.

Benda sederhana tersebut seolah menjadi bagian dari pesan yang ingin disampaikan: bantuan tidak berhenti pada sebuah bangunan, tetapi juga diarahkan agar keluarga penerima memiliki dukungan untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Dari Sebuah Rumah, Terbangun Kedekatan

Di sekitar lokasi, masyarakat duduk bersama.

Tidak ada sekat yang kaku antara aparat, pemerintah setempat, tokoh masyarakat dan warga.

Mereka duduk di atas tikar, berbincang dan menikmati suasana kebersamaan.

Di antara sajian kelapa muda dan makanan sederhana, komunikasi berlangsung dengan cara yang jauh lebih dekat dibandingkan pertemuan resmi di ruang kantor.

Kapolres Inhil duduk bersama masyarakat dan menyampaikan pesan secara langsung.

Momen tersebut menjadi gambaran bahwa komunikasi antara aparat dan masyarakat tidak selalu harus berlangsung di balik meja.

Kadang, kedekatan justru tumbuh ketika semua pihak duduk dalam satu lingkaran dan berbicara sebagai sesama warga yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan.

Kapolres Apresiasi Polsek dan Masyarakat

AKBP Donny memberikan apresiasi kepada jajaran Polsek Tembilahan serta masyarakat yang ikut membantu proses pembangunan.

Menurutnya, keberhasilan program tersebut merupakan hasil kepedulian yang diwujudkan dalam tindakan nyata.


 “Bedah rumah ini menjadi bukti bahwa kepedulian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui tindakan nyata. Saya mengapresiasi personel Polsek Tembilahan dan masyarakat yang telah bergotong royong membantu keluarga Bapak Misran,” ujar Kapolres.


Ia berharap rumah baru tersebut memberikan kenyamanan dan rasa aman kepada keluarga.


 “Semoga rumah ini memberikan kenyamanan, keamanan dan keberkahan bagi keluarga, serta menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus menumbuhkan kepedulian dan semangat gotong royong di tengah masyarakat,” katanya.


Menurut Kapolres, semangat membantu masyarakat seperti itu perlu terus dipelihara.

Tidak harus selalu dalam bentuk program besar.

Kepedulian dapat dimulai dari melihat persoalan yang ada di sekitar, kemudian bersama-sama mencari jalan penyelesaiannya.

Sinergi Polri, Pemerintah dan Masyarakat

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasat Lantas Polres Inhil AKP Adrianus Riyanto Tinambunan, S.E., M.Si., Kapolsek Tembilahan Ipda Ripal Indrawata, S.H., M.H., Ketua Bhayangkari Ranting Tembilahan Ny. Caca Ripal, Kasi Kesos Kecamatan Tembilahan Raja Elva Yanti, S.Sos. yang mewakili Camat Tembilahan, serta Lurah Sungai Perak Ase, S.Ag.

Baca Juga :  Kapolres Asahan Jalin Silaturahmi dengan Pemangku Adat dan Pimpinan Tarekat Satarriyah Silau Laut

Hadir pula personel Polres Inhil dan Polsek Tembilahan, jajaran Bhayangkari, tokoh masyarakat, tokoh adat serta masyarakat Terusan Baru.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa persoalan sosial tidak selalu dapat diselesaikan satu institusi.

Kerja bersama menjadi penting.

Pemerintah hadir dengan fungsi pelayanan, aparat menjaga keamanan, masyarakat memberikan tenaga dan dukungan, sementara tokoh lokal menjadi penghubung yang menguatkan kebersamaan.

Dari Rumah Rapuh Menjadi Tempat Menumbuhkan Harapan

Pada akhirnya, program bedah rumah ini menyimpan cerita yang jauh lebih besar dibandingkan ukuran bangunannya.

Bagi Misran, rumah tersebut adalah tempat dirinya dan dua anaknya akan menjalani kehidupan berikutnya.

Di sana mereka akan berlindung ketika hujan turun.

Di sana pula mereka akan beristirahat setelah menjalani aktivitas sehari-hari.

Tidak lagi dengan kecemasan yang sama terhadap dinding yang rapuh atau atap yang tidak mampu melindungi dengan baik.

Bagi jajaran Polsek Tembilahan, rumah itu menjadi pengingat bahwa satu kegiatan rutin seperti patroli bisa melahirkan perubahan ketika personel memiliki kepekaan terhadap kondisi masyarakat yang ditemui.

Sedangkan bagi warga Sungai Perak, proses pembangunannya menjadi bukti bahwa gotong royong masih mempunyai kekuatan besar ketika dijalankan bersama.

Kapolres berharap semangat seperti itu terus tumbuh.


 “Harapan kami, rumah ini dapat memberikan kenyamanan, keamanan dan kehidupan yang lebih baik bagi keluarga Bapak Misran. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial semoga terus tumbuh di tengah masyarakat, serta sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat dalam membantu warga yang membutuhkan,” pungkas AKBP Donny.


Hari itu, yang diresmikan memang sebuah rumah.

Namun di balik pemotongan pita tersebut, ada sesuatu yang jauh lebih bernilai: sebuah keluarga mendapatkan tempat berlindung yang lebih layak, masyarakat kembali menunjukkan kekuatan gotong royong, dan sebuah patroli kepolisian berakhir menjadi cerita tentang kepedulian kepada sesama.

(Yti)

banner 468x60
Example 120x600