Scroll untuk baca artikel
banner 468x60
Example floating
Example floating
banner 468x60
SosialTNI/POLRI

Dari Segenggam Beras Tumbuh Kepedulian, Wakapolres Labuhanbatu Hadir Menyemai Nilai Kemanusiaan di SDN 15 Rantau Selatan

Avatar photo
125
×

Dari Segenggam Beras Tumbuh Kepedulian, Wakapolres Labuhanbatu Hadir Menyemai Nilai Kemanusiaan di SDN 15 Rantau Selatan

Sebarkan artikel ini

LABUHANBATU | AFJ-News.Online – Kepedulian terhadap sesama tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang besar. Terkadang, dari segenggam beras yang disisihkan dengan penuh keikhlasan, tumbuh pelajaran berharga tentang arti berbagi, kebersamaan, dan tanggung jawab sosial.

Pesan sederhana namun sarat makna itulah yang tergambar dalam kegiatan Sedekah Segenggam Beras Sahabat Sekolah Dasar, bagian dari Program Serumpun yang diselenggarakan di SD Negeri 15 Rantau Selatan, Jalan Tapa, Kelurahan Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Labuhanbatu, Kompol P.S. Simbolon, S.H., bersama sejumlah pejabat utama Polres Labuhanbatu.

Kehadiran jajaran kepolisian di lingkungan sekolah itu bukan semata menghadiri kegiatan seremonial. Melalui interaksi bersama para guru dan peserta didik, kegiatan ini menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus memperkenalkan nilai kepedulian sosial kepada generasi muda.

Ketika Sekolah Mengajarkan Arti Berbagi

Suasana sekolah pada hari itu terasa berbeda. Para siswa dengan seragam sekolah dan pakaian Pramuka mengikuti rangkaian kegiatan yang turut dihadiri unsur pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, serta jajaran kepolisian.

Kedatangan rombongan Wakapolres disambut oleh pihak sekolah bersama para murid. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan dan presentasi siswa yang menunjukkan kreativitas serta keberanian mereka tampil di hadapan para tamu.

Di tengah kegiatan tersebut, Program Sedekah Segenggam Beras menghadirkan pesan pendidikan yang tidak kalah penting dibandingkan pelajaran di ruang kelas.

Melalui gerakan berbagi, anak-anak diperkenalkan pada pemahaman bahwa membantu sesama tidak harus menunggu seseorang memiliki kelebihan harta.

Baca Juga :  Kodaeral I Jalin Komunikasi Melalui Mediasi Bersama Kelompok Tani Desa Limau Manis

Sebaliknya, kepedulian dapat dibangun melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara bersama-sama.

Segenggam beras mungkin terlihat kecil apabila dipandang secara terpisah. Namun, ketika dikumpulkan melalui semangat gotong royong, sumbangan sederhana tersebut dapat menjadi wujud kepedulian yang memiliki manfaat bagi orang lain.

Inilah nilai yang menjadikan kegiatan sosial di lingkungan pendidikan memiliki arti tersendiri. Sekolah tidak hanya berperan mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter anak agar tumbuh menjadi pribadi yang memiliki kepekaan terhadap keadaan di sekitarnya.

Wakapolres: Semangat Belajar Harus Berjalan Bersama Kepedulian

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres Labuhanbatu Kompol P.S. Simbolon menyampaikan pesan kepada para siswa agar senantiasa memiliki semangat dalam menuntut ilmu.

Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan serta membangun kebiasaan saling membantu dan peduli terhadap sesama sejak usia dini.

Pesan tersebut menjadi bagian penting dari kegiatan yang mempertemukan dunia pendidikan dengan institusi kepolisian dalam suasana kekeluargaan.

Bagi anak-anak, kehadiran aparat kepolisian di sekolah juga memberikan kesempatan untuk mengenal sosok polisi melalui interaksi yang lebih dekat dan bersahabat.

Polisi tidak hanya diperkenalkan melalui tugas penegakan hukum dan menjaga keamanan, tetapi juga melalui keterlibatan dalam kegiatan sosial yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.

Pada kegiatan tersebut, Polres Labuhanbatu turut menyerahkan bantuan sosial sebagai wujud partisipasi dalam gerakan kepedulian yang berlangsung di lingkungan sekolah.

Berdasarkan dokumentasi kegiatan, Wakapolres juga terlihat berpartisipasi dalam pengumpulan sedekah, sementara para siswa dan tenaga pendidik mengikuti rangkaian acara dengan antusias.

Baca Juga :  Puluhan Drum di Riam Panjang Kapuas Hulu Jadi Sorotan, Pengakuan Gudang Minyak Sudah 'Off' Sisakan Pertanyaan

Partisipasi tersebut memperlihatkan bagaimana kegiatan berbagi dapat mempertemukan berbagai unsur masyarakat dalam satu tujuan, yakni menumbuhkan kebiasaan saling membantu.

Mempertemukan Polri, Pemerintah dan Dunia Pendidikan

Kegiatan sosial tersebut turut dihadiri Kabag SDM Polres Labuhanbatu Kompol Sastrawan Tarigan, S.H., M.H., Kasi Humas AKP Aswin Irwan, S.H., Kasat Lantas IPTU Muhammad Rizal, S.H., Kasiwas IPTU Fajar Siddik, S.H., serta Kasi Keu IPDA Efri Adhar, S.H., M.M.

Hadir pula Camat Rantau Selatan Maimun Saleh Ritonga, S.AP., Lurah Ujung Bandar, Kepala Puskesmas Sigambal dr. Ainun Zariah, Kepala SD Negeri 15 Rantau Selatan, para guru, serta peserta didik.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut memperlihatkan pentingnya kerja sama antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan aparat kepolisian dalam membangun lingkungan sosial yang saling mendukung.

Sebab, pembentukan karakter anak tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada sekolah.

Keluarga, masyarakat, pemerintah, dan berbagai institusi memiliki peran untuk menghadirkan contoh nyata mengenai perilaku yang patut diteladani oleh generasi muda.

Dalam konteks itulah, gerakan sedekah di lingkungan sekolah dapat menjadi sarana pembelajaran yang mempertemukan nilai pendidikan dengan tindakan nyata.

Anak-anak tidak hanya mendengar nasihat tentang pentingnya berbagi, tetapi juga menyaksikan bagaimana kepedulian diwujudkan melalui sebuah kegiatan bersama.

Menanamkan Kepedulian, Membangun Kedekatan dengan Masyarakat

Melalui keterlibatannya dalam kegiatan tersebut, Polres Labuhanbatu menyampaikan komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, termasuk mendukung kegiatan sosial dan pendidikan.

Kehadiran kepolisian dalam kegiatan semacam ini juga menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih humanis antara aparat penegak hukum dan warga.

Baca Juga :  Dandim 0208/Asahan Bersama Forkopimda Tinjau Pos Pelayanan Natal dan Tahun Baru 2026 di Kota Kisaran

Kedekatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa saling percaya, sekaligus memperkuat pemahaman bahwa menjaga kehidupan sosial yang baik merupakan tanggung jawab bersama.

Sementara bagi lingkungan sekolah, kegiatan Sedekah Segenggam Beras menjadi pengingat bahwa pendidikan karakter membutuhkan keteladanan dan pembiasaan.

Anak-anak perlu memperoleh kesempatan untuk memahami bahwa setiap tindakan baik, sekecil apa pun, dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

Dari SDN 15 Rantau Selatan, Sebuah Pesan untuk Generasi Masa Depan

Kegiatan yang berlangsung di SD Negeri 15 Rantau Selatan itu menyisakan pesan yang patut direnungkan.

Di tengah perkembangan zaman yang semakin menuntut kemampuan akademik dan penguasaan teknologi, nilai-nilai kemanusiaan tetap menjadi bagian penting dalam proses pendidikan.

Kecerdasan seorang anak tidak hanya tercermin dari kemampuannya menjawab pertanyaan di dalam kelas, tetapi juga dari bagaimana ia belajar menghormati orang lain, membantu teman, serta memahami kesulitan sesama.

Gerakan Sedekah Segenggam Beras menunjukkan bahwa pembentukan karakter dapat dimulai dari lingkungan terdekat, melalui tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten.

Kehadiran Wakapolres Labuhanbatu bersama jajaran dalam kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan salah satu bentuk keterlibatan Polri dalam mendukung pembelajaran sosial di lingkungan pendidikan.

Pada akhirnya, nilai sebuah pemberian tidak semata diukur dari banyaknya bantuan yang diserahkan, melainkan dari ketulusan dan manfaat yang dihadirkannya.

Sebab, dari segenggam beras yang diberikan dengan ikhlas, seorang anak dapat belajar bahwa kepedulian bukan tentang seberapa banyak yang dimiliki, melainkan seberapa besar kemauan untuk berbagi.

Albert | AFJ-News.Online

banner 468x60
Example 120x600