Scroll untuk baca artikel
banner 468x60
Example floating
Example floating
banner 468x60
SosialTNI/POLRI

Menyusuri Sungai, Menebar Kepedulian: Kapolres Pelalawan Bawa Buku, Layanan Kesehatan dan Bantuan Sosial

Avatar photo
19
×

Menyusuri Sungai, Menebar Kepedulian: Kapolres Pelalawan Bawa Buku, Layanan Kesehatan dan Bantuan Sosial

Sebarkan artikel ini

PELALAWAN | AFJ-News.Online – Sungai Kampar bukan sekadar jalur perairan yang menghubungkan sejumlah permukiman masyarakat di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Bagi sebagian warga yang menetap di kawasan pesisir, sungai juga menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari, termasuk sebagai jalur transportasi untuk menjangkau berbagai kebutuhan dan pelayanan.

Di tengah kondisi geografis tersebut, kehadiran pelayanan publik secara langsung menjadi sesuatu yang berarti. Terlebih ketika pelayanan itu tidak hanya menyangkut keamanan, tetapi juga pendidikan, kesehatan, dan kepedulian sosial.

Semangat inilah yang mewarnai kegiatan Kapolres Pelalawan, AKBP Ahmad Nur Ari, S.Sos., S.I.K., M.H., bersama jajaran saat menyusuri perairan Sungai Kampar, Sabtu (3/10/2026).

Melalui program unggulan Kapolda Riau bertajuk JALUR (Jelajah Riau Untuk Rakyat), jajaran Polres Pelalawan berupaya mendekatkan berbagai bentuk pelayanan kepada masyarakat yang bermukim di kawasan pesisir.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut menjangkau wilayah perairan Desa Kuala Terusan, Kecamatan Pangkalan Kerinci, serta Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan.

Bukan sekadar perjalanan menyusuri sungai, kegiatan ini menjadi momentum untuk membangun kedekatan antara kepolisian dan masyarakat melalui pelayanan yang menyentuh kebutuhan sehari-hari.

Ketika Buku Bacaan Menemui Anak-Anak Pesisir

Salah satu bagian menarik dari kegiatan tersebut adalah hadirnya program Kapal Baca bagi anak-anak di Desa Kuala Terusan.

Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital, upaya menumbuhkan kecintaan terhadap buku tetap memiliki arti penting, terutama bagi anak-anak yang tinggal di wilayah dengan keterbatasan akses terhadap fasilitas pendidikan pendukung.

Melalui Kapal Baca, anak-anak diperkenalkan dengan berbagai buku bacaan yang dapat memperluas pengetahuan, merangsang imajinasi, dan menumbuhkan kebiasaan membaca sejak usia dini.

Dalam dokumentasi kegiatan, sejumlah anak terlihat memegang buku cerita bergambar bersama para personel kepolisian. Pemandangan sederhana tersebut menggambarkan sisi lain kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Pengedar dan Tiga Pengguna Narkoba di Martubung

Seragam kepolisian yang selama ini identik dengan penegakan hukum hadir berdampingan dengan anak-anak yang sedang mengenal dunia melalui buku.

Kegiatan ini mengandung pesan bahwa membangun generasi masa depan tidak cukup hanya dengan menjaga keamanan lingkungan. Anak-anak juga membutuhkan perhatian, kesempatan belajar, dan dorongan untuk terus mengembangkan kemampuan mereka.

Melalui pendekatan yang ramah terhadap anak, program Kapal Baca diharapkan dapat membantu memperkenalkan budaya literasi sekaligus menumbuhkan kedekatan antara anak-anak pesisir dan kepolisian.

Klinik Terapung, Pelayanan Kesehatan yang Mendatangi Warga

Perhatian terhadap masyarakat tidak berhenti pada kegiatan literasi.

Melalui program Klinik Terapung, jajaran Polres Pelalawan bersama tim terkait juga menghadirkan pelayanan pemeriksaan kesehatan secara langsung bagi masyarakat pesisir, terutama warga lanjut usia.

Program tersebut memiliki makna tersendiri mengingat tidak semua masyarakat yang bermukim di sepanjang kawasan perairan memiliki kemudahan yang sama untuk menjangkau fasilitas kesehatan.

Bagi sebagian warga, perjalanan menuju pusat pelayanan kesehatan dapat membutuhkan waktu dan sarana transportasi tambahan.

Karena itulah, menghadirkan pemeriksaan kesehatan melalui jalur perairan menjadi salah satu pendekatan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, warga memperoleh kesempatan menjalani pemeriksaan kesehatan serta berkonsultasi mengenai kondisi kesehatan mereka.

Kehadiran Klinik Terapung sekaligus memperlihatkan bahwa pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan melalui berbagai pendekatan, menyesuaikan kondisi geografis dan kebutuhan warga.

Tidak hanya datang untuk memantau situasi keamanan, jajaran kepolisian juga berupaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian Bersama

Selain membawa buku bacaan dan pelayanan kesehatan, rombongan Kapolres Pelalawan juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako kepada masyarakat.

Baca Juga :  Sat Lantas Polres Pelabuhan Belawan Gelar Police Goes To School di SMA Negeri 9 Medan

Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi Polres Pelalawan bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pelalawan.

Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan sebagian kebutuhan sehari-hari masyarakat penerima manfaat.

Keterlibatan Baznas menunjukkan pentingnya kerja sama antarlembaga dalam memperluas jangkauan kegiatan sosial, khususnya kepada masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir.

Sebab, upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak dapat hanya bertumpu pada satu institusi. Diperlukan sinergi, kepedulian, dan keterlibatan berbagai unsur agar program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat.

Melalui kegiatan tersebut, pendekatan pelayanan Polri tidak hanya diwujudkan dalam bentuk kehadiran personel, tetapi juga melalui tindakan sosial yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Kapolres Pelalawan: Polri Harus Hadir dan Memberikan Manfaat

Kapolres Pelalawan AKBP Ahmad Nur Ari menegaskan bahwa program JALUR merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, termasuk mereka yang bermukim di wilayah perairan.

Menurutnya, kondisi geografis tidak seharusnya menjadi penghalang untuk membangun komunikasi maupun menghadirkan pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, jajaran kepolisian juga memiliki kesempatan untuk mendengarkan aspirasi warga sekaligus memperkuat hubungan kemitraan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Program JALUR diharapkan menjadi sarana untuk mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan berbagai bentuk pelayanan yang dapat dilaksanakan melalui kerja sama lintas sektor.

Kapolres juga menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, TNI, Baznas, dan seluruh elemen masyarakat agar kegiatan yang memberikan manfaat langsung dapat terus dikembangkan.

Kapal Baca, Klinik Terapung, dan penyaluran bantuan sosial menjadi bagian dari pendekatan tersebut.

“JALUR hadir menyusuri perairan, menjangkau masyarakat, memberikan pelayanan dan menebar kebaikan,” demikian semangat yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Sinergi Berbagai Pihak Menjangkau Masyarakat Pesisir

Kegiatan ini turut dihadiri Kasat Polairud Polres Pelalawan AKP Mardani Tohenes, S.H., M.H.; Kabag Log Kompol Sahardi; Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Shilton, S.I.K., M.H.; Kasat Binmas AKP Edy Haryanto; Kasi Humas AKP Thomas; serta Kasi Dokkes Penda Binton Pardosi.

Baca Juga :  Komitmen Layanan Livestock Pelindo Kawal Ketahanan Pangan Nasional

Hadir pula Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Pelalawan Abi Hurairoh, S.H.I., M.H., Kepala Desa Kuala Terusan Hendri, personel Polres Pelalawan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta jajaran Baznas Kabupaten Pelalawan.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut mencerminkan adanya kerja sama dalam menghadirkan kegiatan pelayanan yang menyasar lebih dari satu kebutuhan masyarakat.

Mulai dari penguatan literasi anak, pemeriksaan kesehatan, hingga bantuan kebutuhan pokok, seluruhnya menjadi bagian dari rangkaian program yang dilaksanakan melalui jalur perairan.

Lebih dari Sekadar Kunjungan

Kegiatan Kapolres Pelalawan bersama jajaran di sepanjang Sungai Kampar menyampaikan sebuah pesan penting mengenai makna pelayanan kepada masyarakat.

Kehadiran aparat negara tidak hanya dapat diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dari sejauh mana kegiatan tersebut mampu menyentuh kebutuhan warga.

Bagi anak-anak, buku bacaan dapat menjadi pintu menuju pengetahuan yang lebih luas. Bagi para lansia, pemeriksaan kesehatan merupakan bentuk perhatian terhadap kondisi dan kesejahteraan mereka. Sementara bagi masyarakat penerima bantuan sosial, kepedulian yang diwujudkan melalui tindakan nyata memiliki arti tersendiri.

Tentu, keberlanjutan program menjadi hal penting agar manfaat yang dihadirkan tidak berhenti pada satu kunjungan, melainkan dapat terus dirasakan masyarakat.

Dari tepian Sungai Kampar, kegiatan ini memperlihatkan bahwa pendekatan pelayanan yang humanis dapat mempertemukan institusi kepolisian dengan masyarakat dalam suasana yang lebih dekat.

Sebab, sungai boleh menjadi pemisah antardaratan, tetapi tidak seharusnya menjadi pembatas bagi hadirnya pelayanan, pendidikan, kesehatan, dan kepedulian kepada masyarakat.

(Yti | AFJ-News.Online)

banner 468x60
Example 120x600