Scroll untuk baca artikel
banner 468x60
Example floating
Example floating
banner 468x60
Regional

Hidayat Bersama Satgas MBG Polda Kalbar Buka FGD Tata Kelola SPPG di Kalbar, Pengawasan MBG Diperkuat

Avatar photo
33
×

Hidayat Bersama Satgas MBG Polda Kalbar Buka FGD Tata Kelola SPPG di Kalbar, Pengawasan MBG Diperkuat

Sebarkan artikel ini

Kubu Raya | AFJ-News.Online – Ketua DPP HIPZI, Hidayat, S.ST., bersama Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Polda Kalimantan Barat, turut menyukseskan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Perbaikan Tata Kelola Dapur SPPG, Evaluasi Pengelolaan dan Penguatan Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)”. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Kalimantan Barat. Selasa, 13/10/2026.

FGD ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi pengelolaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), memperkuat sistem pengawasan, serta meningkatkan profesionalisme para mitra pelaksana Program MBG.

Kegiatan tersebut dihadiri Yuliansah, S.E., Ketua DPD Partai Gerindra sekaligus anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra dari daerah pemilihan Kalimantan Barat I dan Dewan Pembina DPP HIPZI; Wakil Bupati Kubu Raya H. Sukiryanto, S.Ag., Koordinator Regional BGN Kalimantan Barat Sri Tolu Bai, S.Pd., Kabiddokkes Polda Kalimantan Barat, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Barat, perwakilan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kalimantan Barat, serta anggota HIPZI se-Kalimantan Barat.

Baca Juga :  Diskan dan Pemkab Tangerang Gelar Final Klompencapir Nelayan, Kronjo Raih Juara Ke-1.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, acara HIPZI Kalimantan Barat juga diresmikan oleh Wakil Bupati Kubu Raya, H. Sukiryanto, S.Ag. Peresmian ini menjadi momentum penting bagi organisasi tersebut untuk memperkuat peran dan kontribusinya dalam mendukung pelaksanaan Program MBG di Kalimantan Barat.

Ketua DPP HIPZI, Hidayat, S.ST., dalam sambutannya menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan, pembinaan, serta pelatihan bagi para mitra pengelola SPPG. Menurutnya, tata kelola dapur yang baik harus didukung dengan pemahaman regulasi, standar operasional, kebersihan, keamanan pangan, dan kualitas gizi.

Ia berharap FGD tersebut tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga mampu menghasilkan rekomendasi dan langkah konkret untuk meningkatkan kualitas pengelolaan dapur SPPG. Dengan demikian, seluruh mitra pelaksana diharapkan semakin siap menjalankan program secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Ketua Harian DPP HIPZI, Rusdi, menyampaikan apresiasi kepada Satgas MBG Polda Kalimantan Barat dan Ketua DPP HIPZI, Hidayat, atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Agita Rachmawati Tarigan, HR Unit PT Elnusa Petrofin Diduga Bersikap Arogan Terhadap Karyawan dan AMT

Menurut Rusdi, FGD ini merupakan kegiatan yang sangat penting sekaligus menjadi momentum bersejarah bagi Kalimantan Barat, khususnya dengan terbentuknya HIPZI sebagai wadah organisasi yang diharapkan dapat berkontribusi dalam perbaikan tata kelola dapur SPPG.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Yuliansah, S.E., selaku anggota DPR RI Komisi V Fraksi Partai Gerindra, serta Wakil Bupati Kubu Raya, H. Sukiryanto, S.Ag., atas dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan dan penguatan peran HIPZI di Kalimantan Barat.

“Dukungan dari berbagai pihak menjadi modal penting untuk memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas pengelolaan SPPG, serta memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Rusdi.

Dalam kesempatan yang sama, Yuliansah menegaskan bahwa keberhasilan Program MBG tidak cukup hanya diukur dari tersalurkannya makanan kepada penerima manfaat. Menurutnya, kualitas gizi, kebersihan, keamanan pangan, dan akuntabilitas pengelolaan harus menjadi prioritas utama.

Ia mendorong keterlibatan pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparat terkait, masyarakat, dan media dalam mengawasi pelaksanaan program tersebut.

Baca Juga :  Tindak Tegas....!! Diduga Tambang Pasir Ilegal Di Teluk Mata Ikan Sambau Nongsa Merusak Lingkungan, "KEBAL HUKUM"

Pengawasan bersama dinilai penting untuk memastikan makanan yang disalurkan memenuhi standar kelayakan dan keamanan pangan, sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan Program MBG.

Selain itu, Yuliansah juga menyoroti potensi Program MBG dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pelibatan petani, nelayan, pedagang, dan pelaku usaha lokal sebagai pemasok bahan pangan dinilai dapat membuka peluang usaha, memperkuat rantai pasok daerah, serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Melalui FGD ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat membangun koordinasi yang lebih kuat dalam memperbaiki tata kelola dapur SPPG, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkuat sistem pengawasan Program MBG di Kalimantan Barat.

Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah untuk mendorong pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang lebih profesional, transparan, akuntabel, aman, dan tepat sasaran, dengan mengedepankan kepentingan serta pemenuhan gizi masyarakat.

Budi A
(Nurjali)

banner 468x60
Example 120x600