BELAWAN | AFJ-News.online – PT Multi Terminal Indonesia (MTI) melalui Regional 1 Medan menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kapasitas dan daya saing pelaku usaha di Sumatera Utara dengan berpartisipasi dalam kegiatan *“Bimbingan Teknis Pembinaan dan Fasilitasi Calon Pelaku Usaha Ekspor Tahun 2026”* .
Kegiatan yang mengusung tema *“Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha Menuju Pasar Ekspor”* tersebut diselenggarakan oleh *Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (PPESDM) Provinsi Sumatera Utara* , dan berlangsung selama empat hari, mulai *1 hingga 4 September 2026* , bertempat di *Aula UPTD Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang, Jalan STM Nomor 17, Kampung Baru, Medan* .
Dalam kegiatan tersebut, *PT Multi Terminal Indonesia Regional 1 Medan* hadir sebagai bagian dari rangkaian narasumber sekaligus berperan sebagai *moderator* , dengan memberikan pemahaman mengenai pentingnya aspek logistik dalam mendukung kelancaran kegiatan ekspor.
*Bangun Sitakar* , selaku perwakilan PT Multi Terminal Indonesia LR1 Medan, menyampaikan wawasan mengenai *prosedur, tata kelola, serta strategi pengelolaan logistik* yang perlu dipahami oleh pelaku usaha, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta calon eksportir yang akan memasuki pasar internasional.
Pemahaman terhadap proses logistik menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan ekspor. Mulai dari penanganan barang, pengemasan, penyimpanan, transportasi, pemilihan moda angkutan, hingga koordinasi dengan berbagai pihak dalam rantai pasok perlu dikelola secara efektif dan efisien.
Kegiatan bimbingan teknis ini melibatkan berbagai instansi dan pemangku kepentingan terkait untuk memberikan pembekalan secara komprehensif kepada para calon pelaku usaha ekspor. Materi yang diberikan mencakup berbagai aspek yang diperlukan dalam mempersiapkan produk menuju pasar internasional, antara lain *standardisasi dan sertifikasi mutu barang, regulasi kepabeanan, prosedur ekspor, pengelolaan logistik, serta pemenuhan sertifikasi halal* .
Kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, instansi terkait, serta para pelaku UMKM tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem ekspor yang lebih kuat di Sumatera Utara. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan tidak hanya memahami prosedur ekspor secara administratif, tetapi juga memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai *perencanaan dan pengelolaan rantai pasok* , sehingga mampu mengantisipasi berbagai tantangan logistik ketika memasuki pasar global.
Partisipasi PT Multi Terminal Indonesia dalam kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi perusahaan dalam mendukung *pertumbuhan ekonomi regional dan nasional* , khususnya melalui penguatan sektor logistik yang menjadi salah satu mata rantai penting dalam perdagangan internasional.
Sebagai perusahaan yang bergerak di *bidang jasa logistik* , MTI memiliki peran dalam mendukung kelancaran arus barang serta konektivitas rantai pasok. Oleh karena itu, peningkatan literasi dan pemahaman pelaku usaha mengenai aspek logistik diharapkan dapat menciptakan proses ekspor yang semakin efektif, efisien, dan kompetitif.
( Bambang Hermanto )

















