BELAWAN | AFJ-News.online — Pelaksanaan Car Free Day (CFD) di kawasan Belawan, Minggu pagi (30/8/2026), menuai keluhan dari sejumlah masyarakat. Pengaturan akses jalan, dampak terhadap aktivitas pengguna jalan hingga pembagian kupon dalam kegiatan tersebut menjadi beberapa hal yang dipertanyakan warga.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, penutupan maupun pengalihan sejumlah akses selama kegiatan berlangsung disebut membuat sebagian pengguna jalan harus mencari jalur lain untuk mencapai tujuan.
Salah seorang warga Jalan Selebes, Iwan, mengaku perjalanan menuju rumahnya menjadi lebih jauh karena harus memutar akibat adanya kegiatan tersebut.
“Aku mau pulang ke rumah di Jalan Selebes, tapi harus mutar-mutar dan tambah jauh jaraknya akibat kegiatan Car Free Day,” ujar Iwan.
Menurut Iwan, penyelenggara seharusnya mempersiapkan pengaturan lalu lintas dan jalur alternatif secara matang agar kegiatan masyarakat tetap dapat berlangsung.
Ia juga berharap pelaksanaan CFD berikutnya dapat dievaluasi sehingga tujuan menyediakan ruang publik yang nyaman tetap berjalan tanpa menimbulkan persoalan bagi pengguna jalan lainnya.
Warga yang Hendak Beribadah Mengaku Terkendala
Keluhan juga datang dari warga yang mengaku hendak menuju tempat ibadah.
Zebua, yang disebut sebagai Majelis Pelayan Firman, mengatakan dirinya membawa jemaat menuju gereja dan sebelumnya telah berkomunikasi dengan petugas kepolisian mengenai jalur yang dapat dilalui.
“Saya mau ke gereja bawa jemaat. Sebelumnya sudah permisi dengan petugas kepolisian di sana tadi dan diarahkan melalui Jalan Veteran, tetapi sampai di sini saya justru tidak dikasih masuk,” ungkap Zebua.
Kondisi tersebut membuatnya berharap koordinasi antara panitia dan petugas di setiap titik pengalihan arus dapat diperbaiki, terutama untuk masyarakat yang memiliki kepentingan mendesak maupun hendak menjalankan ibadah.
Pembagian Kupon Turut Dipertanyakan
Selain persoalan akses jalan, sejumlah warga juga mempertanyakan mekanisme pembagian kupon yang disebut beredar dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Ita, warga Belawan, mengaku dirinya bersama sejumlah ibu-ibu di kawasan tersebut tidak mendapatkan kupon dan mempertanyakan siapa penerima serta bagaimana mekanisme pembagiannya.
“Kami emak-emak masyarakat Belawan tidak ada menerima kupon. Ke mana perginya kupon tersebut, sementara kegiatan Car Free Day pelaksanaannya di Belawan?” kata Ita.
Pernyataan tersebut merupakan keluhan warga dan belum dapat dijadikan kesimpulan bahwa terjadi penyimpangan dalam pendistribusian kupon. Penjelasan dari penyelenggara diperlukan untuk mengetahui jumlah, peruntukan, kriteria penerima serta mekanisme pembagiannya.
Panitia Diharapkan Berikan Penjelasan
Car Free Day pada prinsipnya merupakan ruang bagi masyarakat untuk melakukan aktivitas olahraga, rekreasi dan kegiatan sosial dengan pembatasan kendaraan bermotor pada kawasan serta waktu tertentu.
Karena itu, perencanaan rekayasa lalu lintas, penyediaan jalur alternatif, sosialisasi kepada masyarakat serta koordinasi petugas di lapangan menjadi hal penting agar pelaksanaannya tidak menimbulkan kebingungan bagi pengguna jalan.
Sejumlah warga berharap keluhan yang muncul dapat menjadi bahan evaluasi sehingga kegiatan serupa ke depan dapat berlangsung lebih tertib, nyaman dan tetap mengakomodasi kepentingan masyarakat sekitar.
Hingga berita ini disusun, keterangan dari pihak panitia penyelenggara terkait pengaturan akses jalan dan mekanisme pembagian kupon masih diperlukan. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada penyelenggara maupun pihak terkait agar informasi yang disampaikan kepada publik berimbang.
Redaksi
Catatan Redaksi AFJ-News.online:
Untuk berita ini, sobatku, judulnya tetap tajam tetapi aman. Yang paling bagus sekarang kita kirim konfirmasi kepada panitia: berapa jumlah kupon, kupon untuk apa, siapa yang berhak menerima, bagaimana distribusinya, serta bagaimana skema pengalihan jalan terutama akses menuju rumah ibadah. Kalau jawabannya masuk, bisa langsung kita masukkan sebelum tayang atau menjadi berita lanjutan.
(Bambang Hermanto)
📰🔥

















