BELAWAN | AFJ-News.Online — Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I melalui Dinas Kesehatan (Diskes) dan Rumah Sakit Kodaeral I menggelar Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dalam rangka memperingati HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026, Sabtu (19/9/2026).
Kegiatan dilaksanakan di Gedung Yos Sudarso dan Gedung OB Syaaf, Belawan, Sumatera Utara, serta diikuti sekitar 900 peserta dari berbagai kalangan.
Pelatihan tersebut menjadi bagian dari kegiatan BHD yang dilaksanakan secara serentak dan terpusat secara nasional, sekaligus mendukung upaya pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Peserta yang mengikuti kegiatan terdiri atas siswa dan siswi SMA/SMK, guru dan karyawan Yayasan Hang Tuah, serta masyarakat umum.
Bekali Masyarakat Kemampuan Pertolongan Pertama
Pelatihan Bantuan Hidup Dasar bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar kepada masyarakat dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan sebelum korban mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Dalam situasi tertentu, pertolongan awal yang dilakukan secara cepat dan tepat dapat menjadi faktor penting dalam menyelamatkan nyawa seseorang.
Karena itu, peserta dibekali pemahaman mengenai langkah-langkah dasar pertolongan pada kondisi darurat, termasuk cara merespons seseorang yang mengalami gangguan kesadaran maupun kondisi yang membutuhkan tindakan penyelamatan segera.
Kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat tidak hanya mengandalkan tenaga medis, tetapi memiliki keberanian dan kemampuan awal dalam menghadapi situasi darurat di lingkungan masing-masing.
Bagian dari Rangkaian HUT ke-81 TNI
Pelaksanaan pelatihan secara serentak ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI Tahun 2026.
Melalui kegiatan tersebut, TNI tidak hanya memperkuat kesiapsiagaan internal, tetapi juga mendorong peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pertolongan pertama dan keselamatan.
Dengan melibatkan ratusan peserta dari kalangan pelajar, tenaga pendidik dan masyarakat umum, pelatihan diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran bahwa kemampuan memberikan Bantuan Hidup Dasar merupakan keterampilan penting yang dapat digunakan kapan saja ketika menghadapi keadaan darurat.
(Bambang Hermanto)

















