Labuhanbatu Selatan,AFJNewsOnline– Keresahan warga Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan kian memuncak terkait dugaan peredaran narkotika jenis sabu di lingkungan perkebunan PT UMW, Selasa (29/09/2026).
Seorang pria berinisial YD alias Yuda, yang diketahui merupakan warga Asal Gunung Selamat dan kini berdomisili di area PT UMW, diduga kuat menjadi bandar utama yang menjalankan bisnis haram tersebut di wilayah perkebunan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat setempat, dalam menjalankan aksinya YD diduga tidak bergerak sendirian. Ia disinyalir menjalin kerja sama dengan “pemain lama” peredaran gelap narkoba di kawasan tersebut yang berinisial SR alias Saragih.
Keberadaan jaringan ini dinilai sudah sangat meresahkan dan mengancam keamanan serta masa depan masyarakat perkebunan, khususnya generasi muda.
Menanggapi kondisi yang semakin memprihatinkan ini, tokoh dan warga masyarakat mendesak aparat penegak hukum (APH), khususnya Polsek Kampung Rakyat dan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Labuhanbatu Selatan, untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan mendalam dan menangkap para terduga pelaku.
“Kami meminta Kapolsek Kampung Rakyat dan Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu Selatan tidak tinggal diam. Segera usut tuntas dan tangkap YD serta SR agar ada efek jera dan wilayah kami bersih dari peredaran sabu,” tegas HM salah seorang warga setempat.
Selain desakan kepada kepolisian, warga juga mengarahkan tuntutan keras kepada pihak manajemen PT UMW. Perusahaan diminta untuk tidak menoleransi keberadaan oknum-oknum yang memanfaatkan lingkungan perkebunan sebagai sarana kejahatan narkotika.
Manajemen PT UMW didesak untuk segera mengambil tindakan tegas berupa Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap SR jika terbukti terlibat, serta mengusir kedua terduga bandar tersebut dari wilayah operasional dan pemukiman perusahaan. Langkah tegas ini dinilai krusial guna menjaga integritas perusahaan serta menjamin keamanan dan kenyamanan seluruh pekerja dan warga di sekitar area perkebunan PT UMW.
Anshori Pohan

















