Scroll untuk baca artikel
banner 468x60
Example floating
Example floating
banner 468x60
RegionalSosial

Hadapi Gangguan Hama di Kebun Warga, PT RSUP Salurkan Alat Pengusir Hama dan Bibit Nanas untuk Desa Mitra

Avatar photo
30
×

Hadapi Gangguan Hama di Kebun Warga, PT RSUP Salurkan Alat Pengusir Hama dan Bibit Nanas untuk Desa Mitra

Sebarkan artikel ini

INDRAGIRI HILIR | AFJ-News.Online — Gangguan hama seperti monyet dan babi hutan menjadi salah satu persoalan yang dihadapi sebagian petani dalam menjaga tanaman mereka tetap produktif. Kerusakan yang terjadi akibat serangan satwa tidak hanya berpotensi mengurangi hasil panen, tetapi juga dapat menambah beban biaya bagi masyarakat yang menggantungkan penghidupan dari sektor pertanian dan perkebunan.

Berangkat dari kondisi tersebut, PT Riau Sakti United Plantations (RSUP) Divisi Perkebunan menyalurkan sejumlah bantuan kepada masyarakat desa yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.

Bantuan tersebut berupa lima unit alat bunyi-bunyian pengusir hama monyet dan babi hutan, yang diperuntukkan bagi desa-desa mitra, di antaranya Desa Mayang Sari Jaya, Desa Bukit Sari Intan Jaya, dan Desa Ringin Jaya.

Selain bantuan pengendalian hama, perusahaan juga menyalurkan bibit nanas kepada masyarakat Desa Manunggal Jaya sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan tanaman produktif dan membuka peluang diversifikasi komoditas pertanian masyarakat.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan manajemen PT RSUP Divisi Perkebunan kepada pemerintah desa dan masyarakat penerima.

Baca Juga :  Kapolres Pelabuhan Belawan Silaturahmi ke Ketua MUI Belawan

Menjawab Persoalan Petani di Lapangan

Bantuan alat pengusir hama tersebut diharapkan menjadi salah satu sarana bagi petani untuk mengurangi gangguan satwa terhadap tanaman tanpa harus bergantung pada metode yang berpotensi merusak lingkungan.

Bagi masyarakat yang mengandalkan hasil kebun sebagai sumber penghidupan, keberadaan sarana pengamanan tanaman menjadi penting. Serangan hama yang terjadi berulang dapat menyebabkan tanaman rusak sebelum memasuki masa panen dan pada akhirnya berdampak terhadap pendapatan keluarga petani.

Karena itu, program bantuan tersebut diarahkan tidak sekadar sebagai penyerahan fasilitas, tetapi diharapkan mampu memberikan manfaat langsung terhadap aktivitas pertanian masyarakat desa.

Sementara itu, pemberian bibit nanas kepada warga Desa Manunggal Jaya diarahkan untuk memperluas alternatif komoditas yang dapat dikembangkan masyarakat.

Tanaman nanas dinilai dapat menjadi salah satu pilihan komoditas produktif yang apabila dikelola secara berkelanjutan berpotensi memberikan tambahan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Perusahaan: Berangkat dari Kebutuhan Masyarakat

Humas PT RSUP Divisi Perkebunan, Budi Fitrah, mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari kepedulian perusahaan terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Baca Juga :  Kapal Ikan Hantu Banyak Beroprasi Di Gabion Belawan," Kinerja PPSB Dan PSDKP Dipertanyakan

Menurutnya, gangguan hama masih menjadi tantangan bagi sejumlah petani karena dapat memengaruhi produktivitas tanaman dan hasil panen.

“Kami memahami tantangan yang dihadapi para petani di desa mitra, khususnya gangguan hama yang memengaruhi hasil panen. Melalui penyediaan alat pengusir hama dan dukungan bibit nanas di Desa Manunggal Jaya, kami berharap dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan serta mendukung peningkatan pendapatan masyarakat,” ujar Budi Fitrah.

Ia berharap fasilitas yang diberikan dapat dimanfaatkan dan dirawat secara bersama-sama sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek.

Desa Sambut Dukungan untuk Pertanian Warga

Kepala Desa Manunggal Jaya, Sulistiawan, menyampaikan apresiasi terhadap perhatian perusahaan terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung aktivitas pertanian dan pengembangan potensi ekonomi desa.

Menurutnya, bantuan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat di lapangan dapat membantu menumbuhkan semangat petani dalam mengembangkan lahan mereka.

Sinergi antara perusahaan, pemerintah desa dan masyarakat juga dinilai penting agar program pemberdayaan tidak berhenti hanya pada proses penyerahan bantuan, tetapi dapat terus berkembang melalui pendampingan dan pemanfaatan yang tepat sasaran.

Baca Juga :  Zulham Efendi DPRD Kota Medan Dampingi Ir. Tifatul Sembiring Anggota DPR RI, Tinjau Banjir Rob di Bagan Deli

Bantuan Diharapkan Berujung pada Produktivitas

Lebih jauh, program seperti ini memiliki arti apabila bantuan yang diberikan benar-benar mampu menjawab persoalan petani.

Alat pengusir hama misalnya, perlu dilihat efektivitasnya setelah digunakan di lapangan. Demikian pula bantuan bibit nanas, membutuhkan pengelolaan, perawatan dan dukungan pemasaran agar kelak memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.

Karena itu, keberlanjutan program menjadi bagian penting dalam memastikan manfaat bantuan dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Bagi masyarakat desa, pertanian bukan hanya persoalan menanam dan memanen. Di dalamnya terdapat sumber penghidupan keluarga, ketahanan ekonomi rumah tangga serta harapan untuk meningkatkan kesejahteraan.

Melalui dukungan tersebut, PT RSUP Divisi Perkebunan menyatakan akan terus membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah desa serta masyarakat untuk mendorong terciptanya pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan.

(Yti)
AFJ-News.Online

banner 468x60
Example 120x600