Scroll untuk baca artikel
banner 468x60
Example floating
Example floating
banner 468x60
HukumPeristiwa

Duka Jayawijaya: Tiga ASN Dinas Pertanian Jadi Korban Penyerangan Saat Bertugas

Avatar photo
274
×

Duka Jayawijaya: Tiga ASN Dinas Pertanian Jadi Korban Penyerangan Saat Bertugas

Sebarkan artikel ini

JAYAWIJAYA | AFJ-News.Online — Suasana duka menyelimuti Pemerintah Kabupaten Jayawijaya setelah tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya dilaporkan menjadi korban penyerangan oleh orang tidak dikenal saat menjalankan tugas pelayanan di lapangan. Kamis (10/09/2026).

Wakil Bupati Jayawijaya, Ronny Elopere, S.IP., M.KP., mendatangi rumah duka para korban sebagai bentuk penghormatan terakhir sekaligus menyampaikan belasungkawa dan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya para ASN tersebut yang selama ini mengabdikan diri dalam pelayanan kepada masyarakat.

Tiga ASN Dinas Pertanian:
Berdasarkan informasi yang diterima redaksi, tiga ASN Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut yakni:
Aprida Rapi (49), yang menjabat sebagai Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya. Ia dikenal sebagai salah satu aparatur yang aktif dalam mendukung pengembangan sektor peternakan masyarakat. Kemudian drh. Alfonsius Albinus Mehan (35), seorang dokter hewan yang selama ini menjalankan tugas pelayanan kesehatan hewan dan pendampingan kepada masyarakat peternak. Korban lainnya yakni Wili Mbuik (24), pegawai muda Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang turut mendukung kegiatan pelayanan dan operasional pertanian di wilayah tugasnya.

Baca Juga :  Edison Marbun Kecam Perambahan Hutan Saat Sumut Dilanda Bencana

Jenazah almarhumah Wili Mbuik disebut telah diberangkatkan pada dini hari untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Diserang Saat Menjalankan Tugas:
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi ketika para korban tengah menjalankan tugas dinas di lapangan, di antaranya berkaitan dengan penyaluran bantuan peternakan serta pemantauan program ketahanan pangan di wilayah Distrik Muliama dan sekitarnya. Dalam perjalanan, rombongan disebut mengalami penyerangan secara tiba-tiba oleh pihak yang hingga kini masih dalam penyelidikan aparat keamanan.

Baca Juga :  Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Dua Pengedar Sabu di Marelan

Terkait peristiwa itu, Wakil Bupati Jayawijaya Ronny Elopere menyatakan bahwa kejadian tersebut merupakan peristiwa yang tidak pernah diharapkan, terlebih para korban sedang menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Pemkab Jayawijaya menyerahkan sepenuhnya proses pengungkapan kasus tersebut kepada aparat berwenang.

Pemkab Berikan Pendampingan kepada Keluarga
Selain menyampaikan belasungkawa, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya juga memastikan proses penanganan jenazah hingga pemakaman para korban mendapat pendampingan.

Baca Juga :  Desa Tertinggal di Tapanuli Utara Diguncang Dugaan Kejanggalan Dana Desa Miliaran Rupiah, Pos 'Keadaan Mendesak' Jadi Sorotan

Wakil Bupati Ronny Elopere turut menyerahkan santunan duka kepada keluarga korban sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah daerah.

Pemkab Jayawijaya berharap seluruh rangkaian pemulangan dan pemakaman dapat berjalan dengan lancar serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dalam menghadapi musibah tersebut.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya perlindungan dan keamanan bagi aparatur pemerintah maupun tenaga pelayanan publik yang menjalankan tugas hingga ke wilayah lapangan.

Sementara itu, masyarakat menantikan hasil penyelidikan aparat untuk mengungkap secara terang pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

AFJ-News.Online akan terus mengikuti perkembangan penanganan kasus ini berdasarkan informasi resmi dari pihak berwenang.

Yonas Marian
AFJ-News.Online

banner 468x60
Example 120x600