SINTANG | AFJ-News.Online – Keluhan masyarakat terhadap kondisi sejumlah sarana dan prasarana pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ade Muhammad Djoen Sintang mendapat respons dari pihak manajemen rumah sakit. Setiap masukan yang disampaikan masyarakat dipastikan menjadi perhatian dan akan ditindaklanjuti melalui pengecekan serta koordinasi dengan bagian yang membidangi.
Respons tersebut menjadi bagian dari komitmen manajemen RSUD Ade M. Djoen Sintang dalam menjaga kualitas pelayanan kesehatan, terutama menyangkut fasilitas yang bersentuhan langsung dengan pasien, keluarga pasien maupun tenaga kesehatan.
Saat dikonfirmasi AFJ-News.Online melalui pesan WhatsApp, Senin (28/9/2026), pihak Direksi RSUD Ade M. Djoen Sintang menyampaikan bahwa laporan terkait kondisi fasilitas rumah sakit akan dikoordinasikan dengan unit terkait untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.
“Terkait hal tersebut akan kami tindak lanjuti dan koordinasikan dengan bagian terkait untuk dilakukan pengecekan dan penanganan,” demikian penjelasan pihak Direksi RSUD Ade M. Djoen Sintang.
Manajemen menegaskan, pemeliharaan sarana dan prasarana rumah sakit merupakan bagian penting dari pengelolaan pelayanan kesehatan. Sebagai fasilitas pelayanan publik, rumah sakit tidak hanya dituntut menyediakan pelayanan medis, tetapi juga harus menjaga aspek kenyamanan, keamanan dan kelayakan lingkungan pelayanan.
Karena itu, berbagai kebutuhan pemeliharaan maupun pembenahan fasilitas disebut terus dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat kebutuhan dan skala prioritas.
“Untuk pemeliharaan sarana dan prasarana, saat ini kami sedang melaksanakan perbaikan dan pemeliharaan secara bertahap sesuai prioritas kebutuhan,” jelas pihak manajemen.
Pernyataan tersebut sekaligus menjawab perhatian masyarakat yang mengharapkan setiap fasilitas pelayanan di rumah sakit dapat terpelihara dengan baik. Mengingat rumah sakit merupakan tempat pelayanan masyarakat dalam kondisi membutuhkan penanganan kesehatan, keberadaan fasilitas yang layak menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan pelayanan yang manusiawi dan berkualitas.
Masukan Masyarakat Jadi Bahan Evaluasi
Manajemen RSUD Ade M. Djoen Sintang juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik, laporan maupun masukan secara konstruktif.
Partisipasi masyarakat dinilai penting karena kondisi fasilitas maupun kualitas pelayanan tidak hanya dapat dipantau dari sisi internal rumah sakit, tetapi juga melalui pengalaman langsung pasien dan keluarga pasien ketika memperoleh pelayanan.
Masukan tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk menentukan bagian-bagian yang memerlukan perhatian lebih cepat, sekaligus mendukung upaya rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan secara berkelanjutan.
Dalam pelayanan kesehatan, persoalan sarana dan prasarana memang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan medis. Kondisi ruang pelayanan, fasilitas pendukung, kebersihan, keamanan hingga kenyamanan lingkungan rumah sakit turut memengaruhi pengalaman pasien selama menjalani pemeriksaan maupun perawatan.
Karena itu, komitmen melakukan pemeliharaan secara berkelanjutan menjadi penting agar fasilitas yang tersedia tetap berfungsi sebagaimana mestinya dan dapat menunjang kerja tenaga kesehatan secara optimal.
Pembenahan Memerlukan Pengawasan Berkelanjutan
Respons manajemen terhadap keluhan masyarakat menjadi langkah awal yang positif dalam membangun komunikasi antara penyelenggara pelayanan kesehatan dan publik. Namun, tindak lanjut di lapangan tetap menjadi bagian penting agar setiap laporan yang masuk tidak berhenti sebatas komunikasi administratif.
Pengecekan terhadap fasilitas yang dikeluhkan, penentuan skala prioritas serta pelaksanaan perbaikan menjadi hal yang diharapkan masyarakat dapat dilakukan secara terukur dan berkesinambungan.
Keterbukaan terhadap kritik juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pelayanan publik.
RSUD Ade M. Djoen Sintang sendiri memiliki posisi strategis dalam pelayanan kesehatan masyarakat Kabupaten Sintang dan sekitarnya. Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan rumah sakit membuat pemeliharaan fasilitas harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan medis dan sumber daya manusia.
Manajemen rumah sakit menyatakan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan dengan mengedepankan kenyamanan serta keamanan seluruh pihak yang berada di lingkungan rumah sakit.
Masyarakat pun diharapkan tetap berperan aktif menyampaikan masukan secara objektif dan konstruktif apabila menemukan fasilitas maupun pelayanan yang dinilai perlu mendapat perhatian.
Dengan komunikasi dua arah antara masyarakat dan pengelola rumah sakit, berbagai kekurangan diharapkan dapat lebih cepat teridentifikasi dan ditangani sehingga kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat Sintang terus mengalami peningkatan.
Sumber konfirmasi: Direksi RSUD Ade M. Djoen Sintang
Waktu konfirmasi: Senin, 28 September 2026 melalui WhatsApp.
(Budi A)

















